THR Habis Sebelum Lebaran

Bulan ramadhan tentu identik dengan puasa, sahur dan lebaran tapi ada yang juga pasti ditunggu-tunggu selain itu semua yaitu pembagian THR. Apa itu THR ? tunggakan hari raya, ha ha .. bukan, tapi tunjangan hari raya. Nah saat-saat menjelang mudik kekampung halaman biasanya banyak sekali pengeluaran yang harus disiapkan yaitu berupa daun singkong, uppsss.... uang maksudnya.

Anda tau tidak siapa yang membuat peraturan pembagian THR, apakah disetiap negara yang mayoritas penduduknya muslim juga ada ? nah cari tau sendiri deh di internet soalnya saya gak ngerti juga yang beginian. Padahal di saat satu bulan puasa kita diajarkan nilai-nilai untuk menjaga hawa nafsu namun malah saat menjelang lebaran malah nafsu itu semakin tinggi, yaitu nafsu untuk menghabiskan uang THR. Entah itu untuk keperluan pribadi seperti membeli baju baru atau juga keperluan acara lebaran seperti sajian untuk hari raya. Nah bagi para ibu-ibu juga ada yang unik yaitu pamer perhiasan emas.

Biasanya orang mau terlihat keren dan sukses saat pulang kekampung halamannya, nah ini nilai yg salah lagi bagi para penduduk bumi, yaitu mengajarkan anak cucu untuk menjadi pamer kepada orang-orang. Bukankah lebih baik jika kita sewajarnya saja saat menghadapi hari kemenangan, justru yg lebih haru diperhatikan lagi adalah momen untuk saling maaf memaafkan terutama bagi mereka yang sering berbuat jahat terhadap sesama baik disengaja ataupun tidak.

Jadi jangan habiskan uang THR untuk hal-hal yang dirasa tidak terlalu penting apalagi untuk kegiatan pamer kepada orang lain, mending digunakan untuk bayar zakat juga sedekah kepada orang-orang terdekat, masih banyak dari mereka yang memerlukan dibanding hanya sekedar belanja keperluan tidak penting.


Nonton Bola Jangan Ribut

Saat ini sudah dimulai perhelatan acara sepak bola terbesar di muka bumi yaitu World Cup 2014 Brasil. Nah semua pecinta bola khususnya laki-laki pasti sangat senang karena akan banyak tontonan yang dijadikan hiburan, bisa untuk nonton bareng sesama pecinta timnasnya atau juga pada pemain kebanggaannya.

Kebetulan untuk wilayah kita Indonesia Raya pertandingan yang disiarkan itu bertepatan pada malam bahkan sampai subuh. Nah mau tidak mau ini mewajibkan untuk melakukan yang namanya begadang, padahal kata orang yang gagal menjadi capres sebut saja namanya roma irama bahwa begadang jangan begadang kalau tiada artinya.

Karena sudah bisa dibilang hoby maka kegiatan begadangpun dilakukan baik itu di rumah maupun ditempat-tempat umum yang mengadakan nonton bareng. Kalau sudah melihat keseruan pertandingan maka kadang penontonnya suka terlena bahkan sampai berteriak-teriak ketika menyaksikannya.

Tapi ada juga beberapa orang yang ketika menonton bola malah sangat sepi bahkan hampir tidak mengeluarkan kata sedikitpun dan ini sering kali terjadi atau mungkin anda sendiri pernah mengalaminya. ya itu tadi nonton bola jadi terbalik malahan jadi ditonton oleh televisi. Kasian kan TV nya apalagi sang komentator mereka ngomong sendiri cuma kamu diamin di atas bantal guling.

Nyoblos itu untuk apa ?

Hari ini tanggal 9 April 2014 bertepatan dengan hari rabu, terus ada apa dengan hari rabu ?. bukannya sama saja dengan hari biasanya. Iya rabu ini sama saja dengan hari biasanya tapi ada yang berbeda bagi warga negara Indonesia karena hari ini adalah hari dimana akan diadakannya pencoblosan oleh rakyat untuk memilih wakil rakyat yang akan menjabat melayani rakyatnya selama beberapa tahun kedepan.

Banyak cara dilakukan para calon legislatif yang akan ikut meramaikan pemilu 2014 ini, entah itu cara positif maupun negatif untuk menarik minat masyarakat agar memberikan hak pilihnya. Andai saja kalau pemilu itu tidak memakan biaya yang banyak maka akan sedikit pula keinginan untuk korupsi selama menjabat nanti.

Sebagai warga negara Indonesia sebaiknya kita menggunakan hak pilih kita agar tidak menyesal nantinya. Jadi nyoblos  itu untuk apa ? kita menggunakan hak pilih kita untuk menghindari dari segala keburukan kedepannya agar terhindar dari pemimpin yang dzolim sehingga menyengsarakan rakyatnya.

Indonesia mayoritas penduduknya muslim seharusnya sebagai seorang muslim kita patut memilih pemimpin yang layak menjalankan pemerintahan yang berdasarkan atas Al-Quran dan Hadist Rasulullah karena didalam isalam itu semua ditetapkan dari hal terkecil sampai yang paling dalam, dari kehidupan pribadi, sosial dan bernegara sudah ada aturannya betapa berkahnya islam karena manalagi agama yang memiliki aturan sampai tingkat pemerintahan

Jadi gunakanlah hak pilih untuk memilih pemimpin yang memang memegang amanah rakyatnya. namun jika memilih untuk golput karena kecewa pada pemerintahan itu hak anda tapi ingat bahwa diluar sana masih banyak orang-orang fasik, sekuler, liberal, atheis dan kapitalis yang akan ikut menyumbangkan suaranya untuk menentukan siapa yang akan menjalankan negara ini.

Niat baik akan berujung baik meski tidak sebaik yang anda inginkan. "kedzaliman akan tetap ada bukan karena banyaknya orang jahat tapi karena diamnya orang-orang baik" ~ Ali bin Abi Thalib. saat pemilihan kita hanya punya tiga pilihan yaitu : 
1. jika semuanya baik maka pilih yang kebaikannya paling banyak
2. jika ada yang baik dan aa yang buruk maka pilihlah yang baik saja
3. jika semuanya buruk maka pilihlah yang keburukannya paling sedikit

Niatkan semuanya untuk ibadah jika memang kalah maka itu semua kehendak Allah.

pustaka : pejuang subuh & akhmad nafarin

Dampak keseringan curhat

Setiap orang pasti memiliki masalah, tak terlepas itu masalah kecil maupun masalah besar yang sering membuat pikiran menjadi tidak fokus menjalani aktifitas. Banyak cara yang dilakukan untuk mengatasinya salah satunya adalah dengan curhat dengan orang lain, bisa dengan orang tua, sahabat, psikolog maupun orang-orang terdekat lainnya.

Walaupun tidak selamanya curhat itu menyelesaikan masalah tapi dapat mengurangi beban yang sedang dipikul *katanya sih*. Kehadiran seseorang yang dapat mendengarkan masalah untuk berbagi dianggap mampu meredam emosi dan kegalauan yang terjadi dalam diri. Seolah terjadi pembuangan energi negatif saat seseorang melakukan curhat terhadap orang lain.

Namun tidak semua curhatan kepada orang lain itu bisa menyelesaikan masalah, bahkan ada yang sebaliknya yaitu malah memperumit masalah jika keseringan curhat kepada orang lain. Berikut ini ada beberapa kerugian jika selalu curhat semua masalah yang dihadapi kepada orang lain.
 
Kecanduan
Karena terlalu sering curhat maka akan terjadi efek ketagihan setiap mengalami masalah seolah seluruh dunia harus tau bahwa saat ini sedang mengalami masalah. Sadarkanlah diri bahwa tidak setiap orang mau mendengarkan masalah anda, dijaman saat ini internet juga sering menjadi ajang curhat bukannya orang menjadi simpati tapi malah menjadi bahan ejekan (bully) orang lain karena terlalu sering berbagi masalah kepada orang banyak.

Menambah masalah
Curhat terlalu banyak bukannya menyelesaikan masalah malah akan menimbulkan masalah baru, karena akan selalu mendiskusikan masalah itu setelah mendapatkan lawan bicara. Untung jika tempat curhat anda mampu memberikan solusi tapi kebanyakan malah akan menimbulkan perbincangan & pembahasannya makin panjang karena hati yang sedang emosi kadang kebal terhadap nasehat. Sehingga jika lawan curhat kurang peka maka akan timbul rasa gelisah, stress & depresi yang akan membuat pikiran semakin kacau.

Membagi energi negatif
Selain anda membagikan curhatan itu juga sekaligus membagikan energi negatif kepada orang yang anda berikan curhatan. Bukannya tidak mungkin orang yang anda curhati juga akan menjadi berpikiran negatif. Ini sering terjadi kepada wanita karena mereka memiliki ikatan emosional yang cenderung sama bukannya malah menyelesaikan masalah tapi malah orang yang diberikan curhatan juga malah ikutan menangis setelah mendapatkan curhatan dari anda.

Ingat Rasulullah pernah bersabda akan tiga hal yang merupakan pundi-pundi kebaikan yaitu “merahasiakan derita, merahasiakan musibah, merahasiakan sedekah” (HR Ibnu Majah)

Inspirasi - vivalife

Enaknya Jadi Pengusaha

Di dunia ini banyak sekali pekerjaan salah satunya adalah menjadi pebisnis. Hebatnya bisnisman ada acara amal dia nyumbang, ada bencana dia nyumbang selalu ada potensi dia masuk untuk mengambil peluang berbagi untuk kebaikan kepada sesama. Pasti kesempatan dia masuk surga juga tinggi tapi kalau semua harta yg disumbangkannya itu diserahkan ke jalan Allah dengan ikhlas.

Ada sebuah cerita tentang 5 orang anak kecil yang ditanyai oleh gurunya mengenai cita-cita mereka saat besar nanti mau jadi apa. Anak no.1 menjawab mau jadi dokter. Anak no.2 menjawab mau jadi penceramah. Anak no.3 menjawab mau jadi guru. Anak no.4 me jawab mau jadi dosen dan yang terakhir anak no.5 sejenak terdiam mau jadi apa, dia mikir semua cita-cita temannya keren semua dan dia harus memikirka  sesuatu yg berbeda dari ke 4 temannya tersebut.

Setelah  beberapa lama gurunya kembali menanyai kamu mau jadi apa nanti ? Dengan lantang dia menjawab bahwa dia mau menjadi pengusaha yang nantinya kaya agar mampu membangunkan rumah sakit untuk para dokter bekerja, membangun pesantren & tempat ibadah agar penceramah bisa berdakwah. Membangunkan sekolah & kampus agar para dosen & dokter bisa mengajarkan ilmunya.

Tentulah ia yg akan menjadi paling berjasa diantara yg lainnya. Itulah hebatnya pengusaha. Enaknya lagi jadi pengusaha adalah bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat jadi bukan dia yg mencari kerja tapi malah dia yang menciptakan pekerjaan bagi orang lain betapa mulianya profesi ini.

Ingat sebaiknya dapat gaji lebih baik lagi jika mampu menggaji orang lain. Orang yang mengharap gaji orang lain itu fakir, orang yang gajinya cukup hanya untuk keperluan kesehariannya itu miskin & orang yang mampu menggaji orang lain itu kaya walaupun dia bisa menggajinya hanya sedikit tapi dia sudah bisa menjadi ladang rezeki bagi orang lain.

Pengusaha itu ibarat perantara turunnya rezeki dari Allah kepada manusia, kan gak mungkin Allah langsung turun mengasihkan rezeki kepada manusia, nah salah satu caranya turun rezeki dari Allah yaitu melalui perantara gaji seorang pengusaha kepada karyawannya.

Jadi bagi para kaum muda sekalian inilah saat menjadi apa yang kalian inginkan, cari potensi yang ada pada diri masing-masing, karena apa yang dikerjakan dengan hati maka menghasilkan sesuatu yang menyenangkan baik itu pada diri sendiri maupun pada diri orang lain.
www.genborneo.com. Diberdayakan oleh Blogger.