Jelaskan Perbedaan Tangga Nada Diatonis dan Pentatonis

Jelaskan Perbedaan Tangga Nada Diatonis dan Pentatonis

Tangga nada diatonis dan pentatonis adalah dua jenis tangga nada yang digunakan dalam musik. Meskipun keduanya terdiri dari serangkaian nada-nada, ada perbedaan signifikan antara keduanya. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan perbedaan antara tangga nada diatonis dan pentatonis.

Tangga Nada Diatonis

Tangga nada diatonis adalah jenis tangga nada yang terdiri dari tujuh nada yang mewakili semua nada-nada dalam satu oktaf. Nada-nada dalam tangga nada diatonis diatur dalam urutan tertentu, dengan jarak interval yang spesifik antara setiap nada.

Tangga nada diatonis menggunakan seluruh nada-nada dalam skala nada, yaitu nada-nada natural (nada-nada putih pada piano) dan nada-nada semis (nada-nada hitam pada piano). Dalam tangga nada diatonis, setiap nada memiliki peran dan fungsi tertentu dalam melodi dan harmoni.

Tangga nada diatonis dapat dimulai dari setiap nada dalam skala nada. Misalnya, jika kita ingin memulai dari nada C, maka tangga nada diatonis akan terdiri dari nada C, D, E, F, G, A, dan B.

Tangga Nada Pentatonis

Tangga nada pentatonis adalah jenis tangga nada yang terdiri dari lima nada yang dipilih secara spesifik dari skala nada. Nada-nada dalam tangga nada pentatonis juga diatur dalam urutan tertentu, tetapi hanya menggunakan lima nada dari skala nada.

Tangga nada pentatonis menghilangkan dua nada dari tangga nada diatonis. Biasanya, nada-nada yang dihilangkan adalah nada-nada yang dianggap sebagai nada "tertumpuk" atau "berselisih" dalam konteks musik.

Tangga nada pentatonis memiliki karakteristik yang sederhana dan universal. Karena hanya terdiri dari lima nada, tangga nada pentatonis mudah diingat dan digunakan dalam berbagai jenis musik dari berbagai budaya.

Perbedaan Utama

Perbedaan utama antara tangga nada diatonis dan pentatonis terletak pada jumlah nada yang digunakan. Tangga nada diatonis menggunakan tujuh nada, sementara tangga nada pentatonis hanya menggunakan lima nada.

Selain itu, tangga nada pentatonis memiliki karakteristik yang lebih sederhana dibandingkan dengan tangga nada diatonis. Karena hanya terdiri dari lima nada, tangga nada pentatonis cenderung memiliki suara yang lebih sederhana dan mudah diingat.

Contoh Penggunaan

Tangga nada diatonis umumnya digunakan dalam musik Barat dan musik klasik. Tangga nada diatonis memberikan kebebasan kepada komposer dan musisi untuk mengekspresikan perasaan dan emosi dengan menggunakan semua nada-nada dalam skala nada.

Di sisi lain, tangga nada pentatonis sering digunakan dalam musik tradisional dan folk dari berbagai budaya di seluruh dunia. Tangga nada pentatonis memberikan kesederhanaan dan keselarasan pada musik, seringkali menciptakan nuansa eksotis dan meditatif.

Kesimpulan

Dalam musik, tangga nada diatonis dan pentatonis adalah dua jenis tangga nada yang memiliki perbedaan signifikan. Tangga nada diatonis terdiri dari tujuh nada dalam satu oktaf, sementara tangga nada pentatonis hanya terdiri dari lima nada.

Tangga nada diatonis digunakan dalam musik Barat dan musik klasik, sementara tangga nada pentatonis sering digunakan dalam musik tradisional dan folk dari berbagai budaya. Keduanya memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda, tetapi keduanya memberikan keindahan dan keunikan dalam konteks musik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Angket dan Kuesioner: Mengenal Lebih Jauh Alat Penelitian

Perbedaan EDP dan EDT: Pemahaman yang Perlu Kamu Ketahui

Perbedaan Paspor dan Visa: Semua yang Perlu Anda Ketahui