Perbedaan TOEFL ITP dan iBT

Perbedaan TOEFL ITP dan iBT

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan tes standar internasional yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang yang bukan penutur asli bahasa Inggris. TOEFL memiliki beberapa jenis tes, salah satunya adalah TOEFL ITP (Institutional Testing Program) dan TOEFL iBT (Internet-based Test). Meskipun keduanya menguji kemampuan bahasa Inggris, terdapat perbedaan signifikan antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT. Berikut ini adalah perbedaan utama antara keduanya:

1. Format Tes

TOEFL ITP adalah tes yang dilakukan secara tertulis dengan menggunakan kertas dan pensil. Tes ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Sementara itu, TOEFL iBT adalah tes yang dilakukan secara online melalui komputer. Tes ini terdiri dari empat bagian, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing.

2. Durasi Tes

TOEFL ITP memiliki durasi tes sekitar 2,5 jam. Setiap bagian tes memiliki waktu yang ditentukan, dan peserta tes harus menyelesaikan setiap bagian tersebut dalam batas waktu yang telah ditentukan. Sementara itu, TOEFL iBT memiliki durasi tes sekitar 4 jam. Durasi ini mencakup waktu untuk setiap bagian tes, termasuk waktu untuk instruksi dan waktu istirahat di antara bagian-bagian tes.

3. Skor dan Penilaian

TOEFL ITP menggunakan sistem penilaian skor dari 310 hingga 677. Skor ini didapatkan berdasarkan jumlah jawaban yang benar dalam tes tersebut. Setiap bagian tes memiliki bobot skor yang berbeda. Sementara itu, TOEFL iBT menggunakan sistem penilaian skor dari 0 hingga 120. Skor ini mencakup seluruh bagian tes dan juga dilengkapi dengan penilaian untuk setiap kemampuan berbahasa Inggris, seperti Reading, Listening, Speaking, dan Writing.

4. Pengakuan Internasional

TOEFL ITP lebih umum digunakan untuk keperluan akademik di dalam negeri, seperti masuk universitas atau beasiswa dalam negeri. Tes ini biasanya diperlukan oleh universitas atau institusi pendidikan dalam negeri sebagai persyaratan penerimaan. Sementara itu, TOEFL iBT lebih umum digunakan untuk keperluan akademik di luar negeri. Tes ini diterima oleh ribuan universitas di seluruh dunia dan seringkali menjadi persyaratan penerimaan untuk program studi di luar negeri.

5. Biaya Tes

TOEFL ITP biasanya memiliki biaya tes yang lebih rendah dibandingkan TOEFL iBT. Hal ini dikarenakan TOEFL ITP biasanya digunakan untuk keperluan akademik dalam negeri, sehingga biaya tesnya lebih terjangkau. Sementara itu, TOEFL iBT memiliki biaya tes yang lebih tinggi karena lebih banyak digunakan untuk keperluan akademik di luar negeri dan memiliki jangkauan yang lebih luas.

6. Persiapan Tes

TOEFL ITP tidak memiliki banyak sumber persiapan resmi yang disediakan oleh Educational Testing Service (ETS), pihak yang mengelola tes TOEFL. Namun, terdapat banyak buku dan sumber belajar lainnya yang dapat digunakan sebagai persiapan TOEFL ITP. Sementara itu, TOEFL iBT memiliki lebih banyak sumber persiapan resmi yang disediakan oleh ETS, seperti buku panduan, tes latihan online, dan program pelatihan resmi TOEFL iBT.

7. Ketersediaan Tes

TOEFL ITP biasanya hanya tersedia di institusi pendidikan tertentu, seperti universitas atau lembaga pendidikan yang telah bekerja sama dengan ETS. Tes ini biasanya dilakukan dalam skala yang lebih kecil dan hanya tersedia pada tanggal dan waktu tertentu. Sementara itu, TOEFL iBT tersedia di berbagai pusat tes di seluruh dunia. Tes ini dapat dilakukan pada tanggal dan waktu yang fleksibel sesuai dengan ketersediaan dan kebutuhan peserta tes.

8. Validitas Skor

TOEFL ITP memiliki masa berlaku skor sekitar 2 tahun. Artinya, skor TOEFL ITP dapat digunakan untuk keperluan penerimaan atau aplikasi selama 2 tahun sejak tanggal tes. Sementara itu, TOEFL iBT memiliki masa berlaku skor seumur hidup. Skor TOEFL iBT dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama dan tidak perlu diperbarui.

9. Tingkat Kesulitan

TOEFL ITP umumnya dianggap memiliki tingkat kesulitan yang lebih rendah dibandingkan TOEFL iBT. Tes ini lebih fokus pada pemahaman dan penggunaan bahasa Inggris secara umum, tanpa terlalu memperhatikan kemampuan komunikasi dan interaksi dalam bahasa Inggris. Sementara itu, TOEFL iBT memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi karena menguji kemampuan bahasa Inggris dalam berbagai konteks dan situasi, termasuk kemampuan berbicara dan menulis.

10. Persyaratan Teknis

TOEFL ITP tidak memerlukan persyaratan teknis khusus. Tes ini hanya membutuhkan ruang kelas yang cukup dan peralatan tulis-menulis standar. Sementara itu, TOEFL iBT memerlukan persyaratan teknis yang lebih spesifik, seperti komputer dengan koneksi internet yang stabil, headphone, dan mikrofon. Peserta tes juga perlu memahami tata cara penggunaan sistem tes online.

Kesimpulan

Perbedaan antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT terletak pada format tes, durasi tes, skor dan penilaian, pengakuan internasional, biaya tes, persiapan tes, ketersediaan tes, validitas skor, tingkat kesulitan, dan persyaratan teknis. Memilih jenis tes TOEFL yang tepat sangat bergantung pada tujuan dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam mempersiapkan diri untuk tes TOEFL, penting untuk memahami perbedaan ini dan memilih tes yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Angket dan Kuesioner: Mengenal Lebih Jauh Alat Penelitian

Perbedaan EDP dan EDT: Pemahaman yang Perlu Kamu Ketahui

Perbedaan Paspor dan Visa: Semua yang Perlu Anda Ketahui